Home / Daerah / Kalimantan Barat / Pontianak / SUARAANAKKOLONG.CO.ID

Sabtu, 15 Maret 2025 - 07:31 WIB

Pontianak Bersiap Sambut Kulminasi Matahari 2025, Wali Kota Gelar Festival Besar di Tugu Khatulistiwa

Pontianak Bersiap Sambut Kulminasi Matahari 2025, Wali Kota Gelar Festival Besar di Tugu Khatulistiwa

Pontianak Bersiap Sambut Kulminasi Matahari 2025, Wali Kota Gelar Festival Besar di Tugu Khatulistiwa

SUARAANAKKOLONG.CO.ID – Pontianak, 15 Maret 2025 – Kota Pontianak kembali menjadi pusat perhatian dengan fenomena alam tahunan kulminasi matahari yang akan terjadi pada 21 Maret 2025 pukul 11.50 WIB. Peristiwa ini terjadi saat matahari tepat berada di atas garis khatulistiwa, menyebabkan bayangan benda tegak menghilang sejenak.

Sebagai satu-satunya kota besar di dunia yang dilalui garis khatulistiwa secara langsung, Pontianak selalu menjadikan kulminasi matahari sebagai daya tarik wisata dan edukasi ilmiah. Untuk memeriahkan momen ini, Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, mengumumkan penyelenggaraan Festival Pesona Kulminasi Matahari 2025 yang akan berlangsung pada 21–23 Maret 2025 di Tugu Khatulistiwa.

Kulminasi Matahari: Fenomena Langka yang Menarik Wisatawan

Menurut Wali Kota Edi, kulminasi matahari adalah peristiwa yang membawa berkah bagi Pontianak, baik dari segi ilmu pengetahuan maupun sektor pariwisata.

“Fenomena ini unik dan hanya terjadi di wilayah-wilayah tertentu yang dilalui garis khatulistiwa. Pontianak menjadi salah satu destinasi utama bagi wisatawan yang ingin menyaksikan secara langsung bagaimana bayangan menghilang dalam hitungan detik,” ujar Edi dalam konferensi pers di Kantor Wali Kota, Jumat (15/3).

Fenomena ini terjadi dua kali setahun, yaitu setiap 21–23 Maret dan 21–23 September, menjadikannya agenda tetap dalam kalender pariwisata Kota Pontianak.

Pontianak Bersiap Sambut Kulminasi Matahari 2025, Wali Kota Gelar Festival Besar di Tugu Khatulistiwa

Festival Pesona Kulminasi Matahari 2025: Atraksi Budaya dan Wisata Ilmiah

Baca Juga  Polisi Atur Lalu Lintas di Jalan Rusak, Warga Apresiasi Langkah Cepat Polsek Sengah Temila

Untuk menyambut fenomena langka ini, Festival Pesona Kulminasi Matahari 2025 akan menghadirkan berbagai acara menarik, di antaranya:

  • Atraksi budaya seperti tarian tradisional Kalimantan Barat, pertunjukan barongsai, dan marching band pelajar.
  • Eksperimen ilmiah kulminasi matahari di mana pengunjung dapat melihat langsung hilangnya bayangan benda tegak.
  • Pameran edukasi astronomi bekerja sama dengan BMKG dan komunitas astronomi Indonesia.
  • Fashion show bertema etnik khatulistiwa yang menampilkan busana khas daerah.
  • Pasar rakyat dan bazar UMKM untuk mendukung ekonomi lokal.

Edi berharap, festival ini tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai fenomena astronomi.

“Kami ingin memanfaatkan momen ini untuk mengenalkan lebih dalam tentang astronomi kepada masyarakat, sekaligus menjadikan Pontianak sebagai destinasi wisata edukatif,” tambahnya.

Pontianak Berambisi Masuk Kalender Event Nasional (KEN) 2025

Pemerintah Kota Pontianak menargetkan Festival Pesona Kulminasi Matahari 2025 masuk dalam Kalender Event Nasional (KEN) 2025. Dengan status ini, diharapkan festival dapat menarik lebih banyak wisatawan domestik maupun mancanegara, sekaligus meningkatkan perekonomian lokal.

“Kami optimis event ini bisa menjadi agenda tahunan berskala nasional dan internasional. Dengan promosi yang kuat, Pontianak bisa menjadi salah satu tujuan utama wisata sains dan budaya di Indonesia,” ujar Edi.

Baca Juga  SATRESNARKOBA POLRESTA PONTIANAK TANGKAP PENGEDAR SABU DI JALAN KHATULISTIWA

Antusiasme Warga dan Wisatawan

Kulminasi matahari selalu menarik perhatian masyarakat dan wisatawan, terutama di Tugu Khatulistiwa, ikon Kota Pontianak yang menjadi pusat perayaan fenomena ini.

Salah satu pengunjung, Siti (29), mengaku antusias menyaksikan fenomena ini secara langsung.

“Saya sudah beberapa kali datang ke Tugu Khatulistiwa saat kulminasi matahari. Selalu menarik melihat bagaimana bayangan benar-benar menghilang,” ujarnya.

Sementara itu, wisatawan asal Malaysia, Ahmad (35), menilai kulminasi matahari sebagai daya tarik unik yang tidak dimiliki negara lain.

“Kami dari Malaysia sengaja datang ke Pontianak karena di sini satu-satunya tempat di Asia Tenggara yang merayakan kulminasi dengan festival besar. Ini pengalaman luar biasa,” katanya.

Pontianak Bersiap Sambut Kulminasi Matahari 2025, Wali Kota Gelar Festival Besar di Tugu Khatulistiwa
Dukungan Pemerintah untuk Pengembangan Wisata Khatulistiwa

Sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, pemerintah pusat turut memberikan dukungan dalam pengembangan wisata berbasis sains seperti kulminasi matahari.

“Pontianak adalah kota strategis dalam peta pariwisata Indonesia. Pemerintah akan terus mendukung pengembangan destinasi unik seperti Tugu Khatulistiwa untuk mendukung pertumbuhan ekonomi lokal,” ujar Menteri Pariwisata dalam pernyataan resminya.

Dengan persiapan yang matang, Festival Pesona Kulminasi Matahari 2025 diharapkan sukses menarik ribuan pengunjung dan memperkenalkan Pontianak sebagai destinasi wisata edukasi bertaraf internasional.

Editor: Amarizar.MD
Red: Aulia

Share :

Baca Juga

Anak kolong

East Indonesia Malacca Project Institute Akan Laporkan PT Brantas dan CV Project Lima Belas ke Kejati Sultra Terkait Dugaan Proyek Irigasi APBN Rp600 Juta di Desa Puroe Konsel

Anak kolong

Sidak RSUD Sultan Syarif Mohammad Al Qadrie, Wako Edi Kamtono: Tingkatkan Layanan, Jangan Ada Warga Merasa Diabaikan
Yuliansyah , Anggot a Komisi V DPR RI Fasilitasi Pertemuan A wak Kapal Pedalaman dan Pemilik Kapal dengan KSOP Pontianak

Anak kolong

Yuliansyah , Anggota Komisi V DPR RI Fasilitasi Pertemuan Awak Kapal Pedalaman dan Pemilik Kapal dengan KSOP Pontianak
GENCARNYA FRAMING LEWAT MEDIA SEOALAH-OLAH TERSANGKA, YULIANSYAH LAPORKAN OKNUM PEMILIK AKUN MEDSOS KE POLDA KALBAR

Anak kolong

GENCARNYA FRAMING LEWAT MEDIA SEOALAH-OLAH TERSANGKA, YULIANSYAH LAPORKAN OKNUM PEMILIK AKUN MEDSOS KE POLDA KALBAR

Anak kolong

KEJATI Kalbar Dinilai Lamban Tangani Berkas Perkara Hingga Berakibat Ketidakpastian Hukum di Masyarakat

Anak kolong

GAPASDAP Tolak Surat Edaran Ditjen Hubla Tentang SPB

Anak kolong

Ketua Gerindra Kalbar H. Yuliansyah Apresiasi Konsistensi PPP di Usia Emas ke-53
*HUT LVRI ke-69: H. Yuliansyah, S.E. Tekankan Pentingnya Warisan Nilai Juang bagi Generasi Milenial** *

Anak kolong

HUT LVRI ke-69: H. Yuliansyah, S.E. Tekankan Pentingnya Warisan Nilai Juang bagi Generasi Milenial