SUARAANAKKOLONG.CO.ID Cilegon, 14 Maret 2025 – Menjelang arus mudik Lebaran 2025, Anggota Komisi V DPR RI, Hm Yuliansyah, S.E., melakukan serangkaian kunjungan kerja ke berbagai titik strategis guna memastikan kesiapan infrastruktur dan transportasi. Salah satu lokasi utama yang dikunjungi adalah Pelabuhan Merak, yang menjadi jalur penyeberangan utama dari Pulau Jawa ke Sumatera.
Ia menegaskan bahwa kesiapan fasilitas dan layanan transportasi di Pelabuhan Merak harus dioptimalkan agar pemudik dapat melakukan perjalanan dengan nyaman dan aman.

“Kami ingin memastikan semua fasilitas siap menghadapi lonjakan pemudik. Perbaikan infrastruktur, optimalisasi sistem tiket online, serta kesiapan armada kapal harus menjadi prioritas. Dengan koordinasi yang baik, kita bisa mencegah kemacetan dan antrean panjang seperti tahun-tahun sebelumnya,” ujar H. Yuliansyah (Liputan6, 2025).
Diskon Tarif Tol untuk Pemudik
Selain memeriksa kesiapan Pelabuhan Merak, Komisi V DPR RI juga menyoroti kebijakan tarif tol selama musim mudik. Dalam rapat koordinasi dengan Kementerian PUPR dan Jasa Marga, DPR mengusulkan agar diskon tarif tol diberlakukan penuh mulai 24 Maret hingga 10 April 2025.
Menurut Komisi V DPR, diskon ini bertujuan untuk meringankan beban masyarakat serta mendistribusikan arus kendaraan secara lebih merata guna menghindari kemacetan parah di ruas-ruas tol utama.
Peninjauan Infrastruktur Transportasi di Jawa Barat
Selain meninjau Pelabuhan Merak, Komisi V DPR RI juga melakukan kunjungan spesifik ke Provinsi Jawa Barat untuk meninjau kesiapan infrastruktur transportasi darat dan perkeretaapian.

Dalam kunjungan ini, Direktur Operasi Basarnas, Brigjen (TNI) Edy Prakoso S.E., M.M.Tr Opsla, didampingi oleh Kepala Kantor SAR Bandung, Ade Dian Permana S.A.P., M.Si, dan Kepala Seksi Operasi dan Siaga, Moch Adip S.E.
Pertemuan yang berlangsung di Stasiun KA Bandung ini dihadiri oleh berbagai instansi, termasuk Basarnas, Ditjen Perkeretaapian Kemenhub, Ditjen Bina Marga Kementerian PUPR, BPJT, BMKG, PT KAI, dan Jasa Marga. Dalam rapat ini, masing-masing instansi memaparkan kesiapan mereka dalam menghadapi lonjakan pemudik tahun ini.
“Kami memastikan semua sistem transportasi, baik darat, laut, maupun udara, siap menghadapi arus mudik 2025. Koordinasi yang kuat antara pemerintah, BUMN, dan operator transportasi sangat diperlukan agar perjalanan mudik lebih lancar dan aman,” ujar Brigjen Edy Prakoso.
DPR Dorong Optimalisasi Transportasi Publik
Komisi V DPR RI juga menyoroti pentingnya optimalisasi transportasi publik, terutama kereta api dan angkutan umum darat, agar masyarakat memiliki alternatif perjalanan selain kendaraan pribadi.

Beberapa rekomendasi yang disampaikan DPR dalam kunjungan ini antara lain:
1. Peningkatan jumlah perjalanan kereta api untuk mengakomodasi lonjakan penumpang.
2. Optimalisasi integrasi transportasi antara bus, kereta api, dan angkutan kota di wilayah strategis.
3. Peningkatan kualitas layanan di terminal dan stasiun guna mengurangi kepadatan di titik-titik keberangkatan.
Langkah Strategis untuk Kelancaran Mudik 2025
Dengan berbagai kunjungan dan rapat koordinasi ini, Komisi V DPR RI berharap persiapan mudik tahun ini lebih matang dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Beberapa langkah strategis yang diusulkan antara lain:
- Peningkatan layanan di Pelabuhan Merak, termasuk digitalisasi sistem tiket dan pengaturan arus kendaraan.
- Pemberlakuan diskon tarif tol guna mengurangi beban masyarakat dan mengurai kepadatan lalu lintas.
- Penyesuaian jadwal dan kapasitas transportasi publik, termasuk kereta api dan bus antarkota.
- Peningkatan sistem informasi cuaca dan keamanan dari BMKG dan Basarnas untuk memastikan keselamatan pemudik.
- H. Yuliansyah menegaskan bahwa DPR RI akan terus memantau kesiapan infrastruktur dan meminta pemerintah segera menindaklanjuti temuan di lapangan agar pelaksanaan mudik tahun ini lebih lancar.

“Kami akan terus mengawal kesiapan infrastruktur hingga puncak arus mudik. Harapan kami, masyarakat dapat pulang kampung dengan selamat dan tanpa kendala berarti,” tutup Yuliansyah.
Red. Aulia
Editor: Amarizar.MD









