SUARAANAKKOLONG.CO.ID, Landak – 10 Maret 2025 – Polsek Meranti terus mengintensifkan pengecekan progres tanaman jagung hibrida di wilayah Kecamatan Meranti, Kabupaten Landak. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari program ketahanan pangan nasional yang digagas oleh Presiden RI bekerja sama dengan Polri, Kementerian Pertanian, GAPKI, Perhutani, Inhutani, sektor swasta, dan petani mandiri.
Pada Senin (10/03/2025) pukul 12.00 WIB, Bintara Penggerak Briptu Sebastianus Rio Kinboh bersama anggota Kelompok Tani Tunas Baru 1, Ronal Richard, melakukan pemantauan langsung di lahan seluas 1 hektare yang berlokasi di Dusun Jelayan, Desa Meranti, Kecamatan Meranti, Kabupaten Landak.
Dari hasil pengecekan, lahan yang dikelola oleh Kelompok Tani Tunas Baru 1 masih dalam tahap persiapan. Pembersihan lahan dilakukan dengan cara pembakaran sisa vegetasi, dan penanaman dijadwalkan berlangsung pada bulan Maret 2025.
Namun, ditemukan beberapa kendala, seperti:
❌ Sebagian bibit jagung yang telah ditanam tidak tumbuh optimal
❌ Kurangnya perawatan dan pemupukan susulan

“Kami mendorong pengecekan rutin untuk memastikan tanaman tumbuh dengan baik. Ini bukan hanya soal keberhasilan panen, tetapi juga untuk menjaga swasembada pangan dan ketahanan pangan nasional di tahun 2025,” ujar Kapolsek.
Polri, melalui Polsek Meranti, berkomitmen untuk mendukung petani dalam program ketahanan pangan dengan cara:
✅ Melakukan pendampingan dan edukasi kepada petani
✅ Memastikan distribusi bibit dan pupuk berjalan lancar
✅ Mencegah praktik yang dapat menghambat produksi pangan, seperti spekulasi harga atau penimbunan pupuk
Diharapkan dengan adanya pengawasan ketat dan pendampingan intensif, hasil panen jagung di Kecamatan Meranti dapat meningkat, mendukung ketahanan pangan nasional, serta memberikan dampak ekonomi yang positif bagi para petani setempat.
Editor: Amarizar.MD
Red. Lala Aulia









