SUARAANAKKOLONG.CO.ID Mempawah – Ketua LSM Mempawah Berani, Maman Suratman, S.Sos., memberikan klarifikasi terkait pernyataan Ketua HMI Mempawah yang menyebut bahwa APBD Kabupaten Mempawah Tahun Anggaran (TA) 2025 tidak berpihak kepada rakyat dan tidak sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.
Menurut Maman Suratman, pernyataan tersebut didasarkan pada pemahaman yang tidak menyeluruh terhadap rincian anggaran yang tertuang dalam APBD. Salah satu poin yang disorot oleh Ketua HMI adalah alokasi Rp 20 miliar untuk pakaian dinas dan atribut DPRD. Namun, Maman menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar.
“Anggaran Rp 20 miliar itu bukan untuk pakaian dinas dan atribut DPRD, melainkan untuk belanja gaji dan tunjangan anggota DPRD Kabupaten Mempawah. Sedangkan anggaran khusus untuk pakaian dinas dan atribut DPRD hanya sebesar Rp 381 juta,” jelas Maman Suratman pada Kamis (6/3/2025) malam.
Pentingnya Klarifikasi dalam Menyikapi Isu APBD
Maman Suratman menyesalkan pernyataan Ketua HMI Mempawah yang dianggap bisa membentuk opini negatif di masyarakat.

Lebih lanjut, Maman berharap kejadian ini bisa menjadi pelajaran bagi Ketua HMI Mempawah agar lebih teliti dalam menginterpretasikan dokumen anggaran dan lebih bijak dalam menyampaikan opini di media.
“Mudah-mudahan ini menjadi pembelajaran yang berharga bagi Ketua HMI, agar ke depan lebih teliti dan memastikan kebenaran informasi sebelum dikemukakan di publik,” pungkasnya.
Kesimpulan
✔ Anggaran Rp 20 miliar bukan untuk pakaian dinas DPRD, tetapi untuk belanja gaji dan tunjangan anggota DPRD Mempawah.
✔ Anggaran pakaian dinas dan atribut DPRD hanya Rp 381 juta.
✔ Perlu kehati-hatian dalam menyampaikan kritik terhadap APBD agar tidak menimbulkan opini yang keliru di masyarakat.
Red. Denny Purwanto
Editor: Amarizar.MD








