Maman Suratman Menanggapi Isu APBD Kabupaten Mempawah 2025: Klarifikasi LSM Mempawah Berani

Oplus_131072

Oplus_131072

SUARAANAKKOLONG.CO.ID Mempawah – Ketua LSM Mempawah Berani, Maman Suratman, S.Sos., memberikan klarifikasi terkait pernyataan Ketua HMI Mempawah yang menyebut bahwa APBD Kabupaten Mempawah Tahun Anggaran (TA) 2025 tidak berpihak kepada rakyat dan tidak sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

Menurut Maman Suratman, pernyataan tersebut didasarkan pada pemahaman yang tidak menyeluruh terhadap rincian anggaran yang tertuang dalam APBD. Salah satu poin yang disorot oleh Ketua HMI adalah alokasi Rp 20 miliar untuk pakaian dinas dan atribut DPRD. Namun, Maman menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar.

“Anggaran Rp 20 miliar itu bukan untuk pakaian dinas dan atribut DPRD, melainkan untuk belanja gaji dan tunjangan anggota DPRD Kabupaten Mempawah. Sedangkan anggaran khusus untuk pakaian dinas dan atribut DPRD hanya sebesar Rp 381 juta,” jelas Maman Suratman pada Kamis (6/3/2025) malam.

Baca Juga  Polresta Pontianak Lepas Kombes Pol Adhe Hariadi Usai 2 Tahun 7 Bulan Mengabdi, Menuju Penugasan Baru sebagai Penyidik Madya Bareskrim Polri

Pentingnya Klarifikasi dalam Menyikapi Isu APBD

Maman Suratman menyesalkan pernyataan Ketua HMI Mempawah yang dianggap bisa membentuk opini negatif di masyarakat.

Maman Suratman Menanggapi Isu APBD Kabupaten Mempawah 2025: Klarifikasi LSM Mempawah Berani
“Sangat disayangkan pernyataan yang disampaikan tanpa konfirmasi langsung, sehingga terkesan menyudutkan anggota DPRD Kabupaten Mempawah. Seharusnya, informasi dikonfirmasi terlebih dahulu sebelum disebarluaskan ke media,” lanjutnya.

Lebih lanjut, Maman berharap kejadian ini bisa menjadi pelajaran bagi Ketua HMI Mempawah agar lebih teliti dalam menginterpretasikan dokumen anggaran dan lebih bijak dalam menyampaikan opini di media.

Baca Juga  Mudik Gratis Khatulistiwa 2025: Sinergi Forkompinda Kalbar untuk Perjalanan Lebaran Aman dan Nyaman

“Mudah-mudahan ini menjadi pembelajaran yang berharga bagi Ketua HMI, agar ke depan lebih teliti dan memastikan kebenaran informasi sebelum dikemukakan di publik,” pungkasnya.

Kesimpulan

✔ Anggaran Rp 20 miliar bukan untuk pakaian dinas DPRD, tetapi untuk belanja gaji dan tunjangan anggota DPRD Mempawah.
✔ Anggaran pakaian dinas dan atribut DPRD hanya Rp 381 juta.
✔ Perlu kehati-hatian dalam menyampaikan kritik terhadap APBD agar tidak menimbulkan opini yang keliru di masyarakat.

Red. Denny Purwanto
Editor: Amarizar.MD

Share :

Baca Juga

Kalimantan Barat

Wujud Kepedulian, KBAK Sampaikan Terima Kasih atas Bantuan Pribadi Bapak Edi Kamtono untuk Anggota yang Membutuhkan

Artikel

Pererat Silaturahmi, Keluarga Besar Anak Kolong (KBAK) Kalbar Gelar Safari Lebaran ke Kediaman Tokoh dan Pimpinan Daerah

Daerah

Kodaeral XII Berhasil Temukan Korban Tenggelam di Sungai Kapuas pada Hari Ketiga Operasi SAR

Anak kolong

East Indonesia Malacca Project Institute Akan Laporkan PT Brantas dan CV Project Lima Belas ke Kejati Sultra Terkait Dugaan Proyek Irigasi APBN Rp600 Juta di Desa Puroe Konsel

Anak kolong

Sidak RSUD Sultan Syarif Mohammad Al Qadrie, Wako Edi Kamtono: Tingkatkan Layanan, Jangan Ada Warga Merasa Diabaikan
Yuliansyah , Anggot a Komisi V DPR RI Fasilitasi Pertemuan A wak Kapal Pedalaman dan Pemilik Kapal dengan KSOP Pontianak

Anak kolong

Yuliansyah , Anggota Komisi V DPR RI Fasilitasi Pertemuan Awak Kapal Pedalaman dan Pemilik Kapal dengan KSOP Pontianak
GENCARNYA FRAMING LEWAT MEDIA SEOALAH-OLAH TERSANGKA, YULIANSYAH LAPORKAN OKNUM PEMILIK AKUN MEDSOS KE POLDA KALBAR

Anak kolong

GENCARNYA FRAMING LEWAT MEDIA SEOALAH-OLAH TERSANGKA, YULIANSYAH LAPORKAN OKNUM PEMILIK AKUN MEDSOS KE POLDA KALBAR

Anak kolong

KEJATI Kalbar Dinilai Lamban Tangani Berkas Perkara Hingga Berakibat Ketidakpastian Hukum di Masyarakat