Home / Bengkayang / Daerah / Kalimantan Barat / Polri / SUARAANAKKOLONG.CO.ID

Kamis, 20 Februari 2025 - 20:28 WIB

Dukung Program Pemerintah, Polri-TNI Bersinergi Sukseskan Program Makan Bergizi Gratis di Bengkayang

Oplus_131072

Oplus_131072

SUARAANAKKOLONG.CO.ID Bengkayang, 19 Februari 2025 Kalbar – Kepolisian Resor Bengkayang Polda Kalbar bersama Kodim 1209 Bengkayang mengawal langsung pelaksanaan uji coba program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang mulai dilaksanakan di Kabupaten Bengkayang.

“Kami bersama Forkopimda di Bengkayang mengawasi pelaksanaan program ini agar berjalan dengan baik dan lancar,” ujar Wakapolres Bengkayang, Kompol Anne Tria Sefyna, saat menghadiri peluncuran program tersebut.

Selain itu, Polres Bengkayang juga akan melakukan pengawasan secara berkelanjutan selama tujuh hari untuk mengevaluasi program dan mengidentifikasi potensi permasalahan yang mungkin muncul.

“Kami tentu mendukung penuh program ini di Bengkayang,” tambah Anne.

Dandim 1209 Bengkayang, Letkol Infanteri Albertinus Mariano, turut menyampaikan apresiasi terhadap program ini. Menurutnya, inisiatif tersebut sangat baik dalam memperbaiki dan memenuhi kebutuhan gizi anak-anak Indonesia.

Baca Juga  Kapolresta Pontianak Kombes Pol Adhe Hariadi S.I.K. M.H , Dukung Ketahanan Pangan Melalui Program Pekarangan Pangan bergizi (P2B)

“Program ini mendapat sambutan antusias dari para murid dan masyarakat. Kami berharap ini bisa memberikan dampak positif bagi perkembangan anak-anak Indonesia di masa depan,” katanya.

Pihaknya juga berkomitmen untuk mengontrol pelaksanaan program MBG di Bengkayang agar target pemenuhan gizi anak-anak dapat tercapai dengan optimal.

Sementara itu, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemkab Bengkayang, Yohanes Atet, mengungkapkan bahwa tahap uji coba program ini menyasar 1.289 siswa di Bengkayang, khususnya di lima sekolah terdekat dari dapur umum Sentra Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

“Program ini bertujuan untuk mendukung terciptanya generasi muda yang cerdas, sehat, dan unggul sebagai persiapan menuju Indonesia Emas 2045,” jelasnya.

Baca Juga  Meriahkan HUT ke-67 Kodam XII/Tpr, Pangdam Unjuk Kebolehan Memasak di Lomba Eksekutif

Untuk tahap pertama, program MBG dilaksanakan di lima sekolah, yakni TKN Pembina Bengkayang, SDN 09 Rangkang, SLBN Adil Ka’talino, SMPN 04 Bengkayang, dan SMAK Santo Aquinas Bengkayang.

Pemerintah Kabupaten Bengkayang juga menyatakan dukungan penuh terhadap program ini dan akan terus bersinergi dengan berbagai pihak, termasuk Forkopimda, penyedia layanan makanan, serta sekolah-sekolah yang terlibat.

“Mari kita bersama-sama menyukseskan program Pemerintah ini di Bengkayang guna mempersiapkan generasi emas tahun 2045. Mereka inilah harapan bangsa di masa mendatang,” pungkas Yohanes Atet.

Red. Syahrani
Editor: Amarizar.MD

Share :

Baca Juga

Kalimantan Barat

Wujud Kepedulian, KBAK Sampaikan Terima Kasih atas Bantuan Pribadi Bapak Edi Kamtono untuk Anggota yang Membutuhkan

Artikel

Pererat Silaturahmi, Keluarga Besar Anak Kolong (KBAK) Kalbar Gelar Safari Lebaran ke Kediaman Tokoh dan Pimpinan Daerah

Daerah

Kodaeral XII Berhasil Temukan Korban Tenggelam di Sungai Kapuas pada Hari Ketiga Operasi SAR

Anak kolong

East Indonesia Malacca Project Institute Akan Laporkan PT Brantas dan CV Project Lima Belas ke Kejati Sultra Terkait Dugaan Proyek Irigasi APBN Rp600 Juta di Desa Puroe Konsel

Anak kolong

Sidak RSUD Sultan Syarif Mohammad Al Qadrie, Wako Edi Kamtono: Tingkatkan Layanan, Jangan Ada Warga Merasa Diabaikan
Yuliansyah , Anggot a Komisi V DPR RI Fasilitasi Pertemuan A wak Kapal Pedalaman dan Pemilik Kapal dengan KSOP Pontianak

Anak kolong

Yuliansyah , Anggota Komisi V DPR RI Fasilitasi Pertemuan Awak Kapal Pedalaman dan Pemilik Kapal dengan KSOP Pontianak
GENCARNYA FRAMING LEWAT MEDIA SEOALAH-OLAH TERSANGKA, YULIANSYAH LAPORKAN OKNUM PEMILIK AKUN MEDSOS KE POLDA KALBAR

Anak kolong

GENCARNYA FRAMING LEWAT MEDIA SEOALAH-OLAH TERSANGKA, YULIANSYAH LAPORKAN OKNUM PEMILIK AKUN MEDSOS KE POLDA KALBAR

Anak kolong

KEJATI Kalbar Dinilai Lamban Tangani Berkas Perkara Hingga Berakibat Ketidakpastian Hukum di Masyarakat