Home / Daerah / Kalimantan Barat / Pontianak / SUARAANAKKOLONG.CO.ID

Selasa, 18 Februari 2025 - 15:56 WIB

Konsulat Malaysia Kunjungi KM Wisata Tepian Senghie dan Berkeliling di Sungai Kapuas

Oplus_131072

Oplus_131072

SUARAANAKKOLONG.CO.ID Pontianak, 17 Februari 2025 – Konsulat Malaysia mengunjungi KM Wisata Tepian Senghie yang terletak di Pelabuhan Senghie, Pontianak.

Kunjungan ini bertujuan untuk mempererat hubungan antara Indonesia dan Malaysia, khususnya dalam hal pariwisata dan pengembangan destinasi wisata di Kalimantan Barat.

Para perwakilan Konsulat Malaysia disambut dengan antusias oleh pengelola KM Wisata Tepian Senghie dan masyarakat setempat. Dalam kunjungan ini, mereka diberikan kesempatan untuk berkeliling menggunakan kapal wisata dan menikmati pemandangan alam yang menakjubkan di sepanjang Sungai Kapuas.

Selama berkeliling di Sungai Kapuas, para tamu dari Konsulat Malaysia disuguhi pemandangan indah dari tepian sungai yang dihiasi dengan rumah tradisional dan kehidupan masyarakat setempat. Mereka juga diberi penjelasan mengenai potensi wisata alam dan budaya yang dimiliki Kalimantan Barat, khususnya di sekitar Pelabuhan Senghie dan Sungai Kapuas.

Baca Juga  Polres Singkawang Lakukan Pengamanan Kegiatan Louncing Maskot Raden Suro dalam Rangkaian Kirab Budaya Grebeg Suro 2025

Selain itu, KM Wisata Tepian Senghie juga baru saja meraih Juara 1 dalam lomba hias kapal pada acara Saprahan yang diadakan oleh Pemerintah Kota Pontianak. Keberhasilan ini menjadi bukti nyata komitmen pengelola KM Wisata Tepian Senghie dalam mempromosikan pariwisata daerah dan meningkatkan daya tarik wisata di kawasan tersebut. Keikutsertaan dalam lomba hias kapal ini tidak hanya menunjukkan kreativitas, tetapi juga menampilkan kekayaan budaya dan tradisi masyarakat setempat.

“Kami sangat terkesan dengan keindahan alam di sini dan kami menyambut baik upaya untuk mempromosikan kawasan ini sebagai destinasi wisata internasional. Kami berharap kunjungan ini dapat mempererat kerja sama antara Indonesia dan Malaysia, serta mendukung pengembangan sektor pariwisata,” ujar salah satu perwakilan dari Konsulat Malaysia.

Baca Juga  Polsek Nanga Tayap Turut Lakukan Pengamanan Gawai Adat Dayak ke 4

Pengelola KM Wisata Tepian Senghie berharap kunjungan ini dapat meningkatkan minat wisatawan, baik domestik maupun mancanegara, untuk mengunjungi keindahan Sungai Kapuas dan berbagai daya tarik wisata di Kalimantan Barat. “Kami berharap kegiatan seperti ini dapat membuka peluang baru dalam pengembangan sektor pariwisata dan mempromosikan wilayah Pontianak di mata dunia internasional,” tambah pengelola KM Wisata Tepian Senghie.

Kunjungan ini diharapkan dapat memperkuat hubungan bilateral antara Indonesia dan Malaysia serta membuka peluang kolaborasi lebih lanjut di sektor pariwisata, perdagangan, dan budaya.

Red. Sri Sundari
Editor: Amarizar.MD

Share :

Baca Juga

Kalimantan Barat

Wujud Kepedulian, KBAK Sampaikan Terima Kasih atas Bantuan Pribadi Bapak Edi Kamtono untuk Anggota yang Membutuhkan

Artikel

Pererat Silaturahmi, Keluarga Besar Anak Kolong (KBAK) Kalbar Gelar Safari Lebaran ke Kediaman Tokoh dan Pimpinan Daerah

Daerah

Kodaeral XII Berhasil Temukan Korban Tenggelam di Sungai Kapuas pada Hari Ketiga Operasi SAR

Anak kolong

East Indonesia Malacca Project Institute Akan Laporkan PT Brantas dan CV Project Lima Belas ke Kejati Sultra Terkait Dugaan Proyek Irigasi APBN Rp600 Juta di Desa Puroe Konsel

Anak kolong

Sidak RSUD Sultan Syarif Mohammad Al Qadrie, Wako Edi Kamtono: Tingkatkan Layanan, Jangan Ada Warga Merasa Diabaikan
Yuliansyah , Anggot a Komisi V DPR RI Fasilitasi Pertemuan A wak Kapal Pedalaman dan Pemilik Kapal dengan KSOP Pontianak

Anak kolong

Yuliansyah , Anggota Komisi V DPR RI Fasilitasi Pertemuan Awak Kapal Pedalaman dan Pemilik Kapal dengan KSOP Pontianak
GENCARNYA FRAMING LEWAT MEDIA SEOALAH-OLAH TERSANGKA, YULIANSYAH LAPORKAN OKNUM PEMILIK AKUN MEDSOS KE POLDA KALBAR

Anak kolong

GENCARNYA FRAMING LEWAT MEDIA SEOALAH-OLAH TERSANGKA, YULIANSYAH LAPORKAN OKNUM PEMILIK AKUN MEDSOS KE POLDA KALBAR

Anak kolong

KEJATI Kalbar Dinilai Lamban Tangani Berkas Perkara Hingga Berakibat Ketidakpastian Hukum di Masyarakat