Pontianak, 15 Februari 2025 – Setelah pelantikan pengurus baru Badan Pengurus Wilayah (BPW) Himpunan Pengusaha KAHMI (Hipka) Kalimantan Barat periode 2024-2029, kegiatan dilanjutkan dengan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) yang digelar di Aula Pendopo Gubernur Kalimantan Barat. Rakerwil ini bertujuan untuk menyusun program kerja strategis yang berfokus pada pengembangan koperasi, UMKM, dan sektor pertanian berbasis sumber daya lokal.
Ketua BPW Hipka Kalimantan Barat, Abdul Karim Bakri, S.T., membuka Rakerwil dengan menyampaikan pentingnya menyusun program kerja yang selaras dengan kebutuhan daerah dan potensi ekonomi lokal.
“Program kerja lima tahun ke depan akan difokuskan pada pengembangan ekosistem bisnis yang inklusif dan berkelanjutan. Kami juga akan memperkuat sinergi dengan pemerintah dan mitra strategis untuk meningkatkan daya saing daerah di tingkat nasional,” tegas Abdul Karim.
Ia juga menggaris bawahi pentingnya program pelatihan dan pendampingan bagi UMKM, terutama dalam hal digitalisasi dan pemasaran produk ke pasar yang lebih luas.
Sekretaris BPW Hipka Kalimantan Barat, H. Samsuddin, menambahkan bahwa Rakerwil kali ini menjadi momentum bagi Hipka untuk menciptakan solusi konkret terhadap tantangan ekonomi lokal.
“Raker ini menjadi wadah strategis untuk menyusun langkah-langkah inovatif dalam pengembangan ekonomi daerah, termasuk memperluas akses pembiayaan bagi UMKM dan koperasi,” ujarnya.

Ketua panitia acara, Abdul Rahman, S.H.I., M.H., menekankan pentingnya kerja sama semua pihak dalam merealisasikan program-program strategis yang telah disusun dalam Rakerwil ini.
“Kolaborasi dan gotong royong adalah kunci keberhasilan kita dalam menghadapi tantangan dan mewujudkan program-program yang direncanakan,” ujar Abdul Rahman.
Rakerwil ini diharapkan dapat menghasilkan program kerja yang efektif untuk mendukung peningkatan perekonomian Kalimantan Barat dan mendorong tercapainya pertumbuhan ekonomi sebesar 8% sesuai dengan target yang telah ditetapkan.
Red. Aulia
Editor: Amarizar.MD









