Home / Anak kolong / Daerah / Kalimantan Barat / Pontianak

Rabu, 12 Februari 2025 - 00:38 WIB

Karnaval Naga Bersinar (Ritual Naga Buka Mata)Meriahkan Festival Cap Go Meh 2576 Kongzili di Pontianak

Karnaval Naga Bersinar Meriahkan Festival Cap Go Meh 2576 Kongzili di Pontianak

Karnaval Naga Bersinar Meriahkan Festival Cap Go Meh 2576 Kongzili di Pontianak

SUARAANAKKOLONG.CO.ID PONTIANAK, 10 Februari 2025 – Festival Cap Go Meh 2576 Kongzili di Kota Pontianak kembali menghadirkan tradisi khas yang menjadi daya tarik utama, yakni Karnaval Naga Bersinar. Sebagai rangkaian pembuka, sebanyak 39 naga yang akan berpartisipasi dalam karnaval melakukan ritual ‘Naga Buka Mata’ di Kelenteng Kwan Tie Bio, Jalan Diponegoro.

Ketua Panitia Cap Go Meh 2576, Hendry Pangestu Lim, menjelaskan bahwa acara ini terdiri dari beberapa rangkaian, dimulai dengan ritual buka mata untuk 10 ekor naga pada hari pertama, dilanjutkan dengan 29 ekor naga lainnya. “Total ada 39 ekor naga bersinar yang akan tampil berkarnaval pada tanggal 12 Februari malam,” ujarnya.

Hendry menambahkan bahwa Karnaval Naga Bersinar akan menampilkan 39 ekor naga yang akan berparade dimulai dari persimpangan lampu merah Jalan Patimura, menyusuri sepanjang Jalan Gajah Mada. Parade naga-naga ini akan melewati panggung utama yang berada di depan Swalayan Ligo Mitra dan berakhir di Jalan Budi Karya.

Baca Juga  Hari Juang Infanteri 2024, Pangdam XII/Tpr Bersama Prajurit Semangat Jalan Kaki Ikuti Etape Terakhir Peleton Beranting YWPJ

“Puncak Festival Cap Go Meh akan ditutup pada 13 Februari dengan ritual ‘Naga Tutup Mata’, yaitu pembakaran naga di Yayasan Bakti Suci Sungai Raya,” jelas Hendry. Ritual ini menjadi simbol penghormatan kepada leluhur dan tamu-tamu penting yang hadir. Ritual buka mata naga dilakukan untuk meminta izin dan restu kepada leluhur, sementara penutupan mata naga melambangkan akhir dari rangkaian tradisi ini.

Hendry juga menyampaikan harapannya agar festival Cap Go Meh tahun ini dapat memberikan dampak positif bagi kota Pontianak. “Harapan kami, Pontianak menjadi kota yang sejahtera, aman, dan semua kegiatan berjalan lancar. Melalui tradisi ini, kita juga ingin menekankan pentingnya saling menghargai antar etnis dan agama. Dengan adanya naga buka mata di Cap Go Meh ini, semoga kedamaian, kelancaran, dan pembangunan Pontianak ke depan semakin baik,” tutur Hendry.

Baca Juga  100 Hari Kepemimpinan Ria Norsan, Solmadapar Gelar Aksi Unjuk Rasa di Depan Kantor Gubernur Kalbar

Terpisah, Pj Wali Kota Pontianak, Edi Suryanto, mengungkapkan bahwa Pemerintah Kota Pontianak mendukung penuh perayaan Cap Go Meh dan kegiatan budaya lainnya di kota ini. Ia menilai acara ini akan menarik banyak pengunjung dan wisatawan untuk datang menyaksikan kemeriahan Festival Cap Go Meh.

“Tentu ini memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat Pontianak, dengan banyaknya orang berbelanja maupun membeli jajanan dan kuliner yang ada di sini,” kata Edi.

Festival Cap Go Meh di Pontianak telah menjadi salah satu agenda budaya yang sangat dinantikan, baik oleh masyarakat lokal maupun wisatawan. Selain melestarikan budaya Tionghoa, tradisi ini juga mempererat hubungan antar etnis di Kota Pontianak, menjadikan kota ini semakin dikenal sebagai destinasi wisata budaya yang menarik.

Red. Denny Purwanto
Edit. Amarizar.MD

Share :

Baca Juga

Pontianak

Misteri Kematian Santri di Kubu Raya: Tim Hukum KAHMI Kalbar Turun Langsung Investigasi Pesantren Labbaik

Kalimantan Barat

Pererat Silaturahmi, FORKI Kota Pontianak Gelar Latihan Gabungan Karateka Pagi Ini di Polda Kalbar

Kalimantan Barat

Wujud Kepedulian, KBAK Sampaikan Terima Kasih atas Bantuan Pribadi Bapak Edi Kamtono untuk Anggota yang Membutuhkan

Artikel

Pererat Silaturahmi, Keluarga Besar Anak Kolong (KBAK) Kalbar Gelar Safari Lebaran ke Kediaman Tokoh dan Pimpinan Daerah

Daerah

Kodaeral XII Berhasil Temukan Korban Tenggelam di Sungai Kapuas pada Hari Ketiga Operasi SAR

Anak kolong

East Indonesia Malacca Project Institute Akan Laporkan PT Brantas dan CV Project Lima Belas ke Kejati Sultra Terkait Dugaan Proyek Irigasi APBN Rp600 Juta di Desa Puroe Konsel

Anak kolong

Sidak RSUD Sultan Syarif Mohammad Al Qadrie, Wako Edi Kamtono: Tingkatkan Layanan, Jangan Ada Warga Merasa Diabaikan
Yuliansyah , Anggot a Komisi V DPR RI Fasilitasi Pertemuan A wak Kapal Pedalaman dan Pemilik Kapal dengan KSOP Pontianak

Anak kolong

Yuliansyah , Anggota Komisi V DPR RI Fasilitasi Pertemuan Awak Kapal Pedalaman dan Pemilik Kapal dengan KSOP Pontianak