Tim F1QR Lantamal XII Gagalkan Penyelundupan Bawang Bombay Ilegal di Pelabuhan Dwikora Pontianak

Tim F1QR Lantamal XII Gagalkan Penyelundupan Bawang Bombay Ilegal di Pelabuhan Dwikora Pontianak

Tim F1QR Lantamal XII Gagalkan Penyelundupan Bawang Bombay Ilegal di Pelabuhan Dwikora Pontianak

SUARAANAKKOLONG.CO.ID Pontianak, 6 Februari 2025 – Tim F1QR Pangkalan Utama TNI AL (Lantamal) XII, bersama dengan BAIS TNI, berhasil menggagalkan upaya penyelundupan bawang bombay ilegal di Pelabuhan Dwikora Pontianak.

Dalam operasi ini, dua truk Fuso yang mengangkut bawang bombay ilegal berhasil diamankan, mencegah peredaran barang ilegal tersebut di pasar.

Truk pertama, dengan nomor polisi H 9921 ME yang dikemudikan oleh Suyatno (62), seorang sopir asal Semarang, membawa sekitar 25 ton bawang bombay. Truk tersebut ditemukan sudah berada di atas kapal KM Dharma Kartika VII yang akan berangkat menuju Semarang. Setelah dilakukan pemeriksaan, petugas menemukan bawang bombay ilegal yang disembunyikan di dalam truk, yang disamarkan dengan barang rongsok.

Baca Juga  Polsek Pontianak Selatan Amankan TKP Penemuan Mayat di Mushola Kantin Digulist Untan

Truk Fuso kedua, dengan nomor polisi H 9134 QA, mengangkut sekitar 8,6 ton bawang bombay dan barang rongsok. Meskipun sopir truk kedua berhasil melarikan diri, truk tersebut tetap berhasil diamankan oleh petugas.

Tim F1QR Lantamal XII Gagalkan Penyelundupan Bawang Bombay Ilegal di Pelabuhan Dwikora Pontianak

Operasi ini merupakan hasil pengembangan informasi yang diterima Tim F1QR terkait aktivitas penyelundupan bawang bombay ilegal yang diduga berasal dari New Zealand. Barang-barang tersebut rencananya akan diselundupkan ke Pulau Jawa melalui Pelabuhan Dwikora Pontianak setelah melewati jalur tikus perbatasan Indonesia-Malaysia tanpa dilengkapi dokumen resmi.

Baca Juga  Peduli Korban Banjir, Polres Landak Salurkan Bantuan Paket Sembako

Keberhasilan ini menunjukkan kesiapsiagaan TNI AL dalam memberantas penyelundupan yang merugikan perekonomian dan melindungi industri pertanian lokal. TNI AL, bersama dengan Bea Cukai dan Karantina Pelabuhan, terus berkomitmen untuk menjaga ketertiban di wilayah pelabuhan, demi terciptanya keamanan dan stabilitas ekonomi yang lebih baik di Indonesia.

Red. Aulia
Edit. Amarizar.MD

Share :

Baca Juga

Anak kolong

East Indonesia Malacca Project Institute Akan Laporkan PT Brantas dan CV Project Lima Belas ke Kejati Sultra Terkait Dugaan Proyek Irigasi APBN Rp600 Juta di Desa Puroe Konsel

Anak kolong

Sidak RSUD Sultan Syarif Mohammad Al Qadrie, Wako Edi Kamtono: Tingkatkan Layanan, Jangan Ada Warga Merasa Diabaikan
Yuliansyah , Anggot a Komisi V DPR RI Fasilitasi Pertemuan A wak Kapal Pedalaman dan Pemilik Kapal dengan KSOP Pontianak

Anak kolong

Yuliansyah , Anggota Komisi V DPR RI Fasilitasi Pertemuan Awak Kapal Pedalaman dan Pemilik Kapal dengan KSOP Pontianak
GENCARNYA FRAMING LEWAT MEDIA SEOALAH-OLAH TERSANGKA, YULIANSYAH LAPORKAN OKNUM PEMILIK AKUN MEDSOS KE POLDA KALBAR

Anak kolong

GENCARNYA FRAMING LEWAT MEDIA SEOALAH-OLAH TERSANGKA, YULIANSYAH LAPORKAN OKNUM PEMILIK AKUN MEDSOS KE POLDA KALBAR

Anak kolong

KEJATI Kalbar Dinilai Lamban Tangani Berkas Perkara Hingga Berakibat Ketidakpastian Hukum di Masyarakat

Anak kolong

GAPASDAP Tolak Surat Edaran Ditjen Hubla Tentang SPB

Anak kolong

Ketua Gerindra Kalbar H. Yuliansyah Apresiasi Konsistensi PPP di Usia Emas ke-53
*HUT LVRI ke-69: H. Yuliansyah, S.E. Tekankan Pentingnya Warisan Nilai Juang bagi Generasi Milenial** *

Anak kolong

HUT LVRI ke-69: H. Yuliansyah, S.E. Tekankan Pentingnya Warisan Nilai Juang bagi Generasi Milenial