SUARAANAKKOLONG.CO.ID Pontianak, 05 Februari 2025 Kalbar – Polda Kalbar menggelar Rapat Pimpinan (Rapim) Tahun 2025 yang dipimpin langsung oleh Kapolda Kalbar Irjen Pol. Pipit Rismanto, S.I.K., M.H., di Graha Khatulistiwa Polda Kalbar, pada Rabu (5/2/2025). Rapim ini dihadiri oleh para pejabat utama Polda Kalbar serta seluruh Kapolres Jajaran.
Dalam rapat tersebut, Kapolda Kalbar menekankan pentingnya peran Polri dalam mendukung pembangunan ekonomi Indonesia yang lebih kuat dan transparan. “Indonesia menghadapi paradoks besar, yaitu meskipun negara ini memiliki sumber daya alam yang melimpah, masih banyak rakyat yang hidup dalam kemiskinan. Kami juga menghadapi kelemahan dalam kemandirian nasional, terutama di sektor pangan dan energi,” ucap Kapolda Pipit saat memimpin Rapim.
Kapolda juga mengungkapkan data yang menunjukkan kerugian besar yang dialami Indonesia akibat kebocoran kekayaan negara, yang pada tahun 2016 diperkirakan mencapai 36,5 miliar USD atau sekitar Rp 550 triliun. “Kerugian ini berkontribusi terhadap hilangnya potensi pendapatan negara dan memperparah kesenjangan ekonomi di dalam negeri,” jelas Kapolda.
Untuk mengatasi hal tersebut, Kapolda menegaskan bahwa TNI-Polri memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga stabilitas negara dan mewujudkan visi Indonesia Emas. TNI-Polri dianggap sebagai pilar utama dalam menjaga ideologi negara serta mempertahankan keutuhan bangsa.
Kabidhumas Polda Kalbar, Kombes Pol. Dr. Bayu Suseno, S.H., S.I.K., M.M., M.H., yang juga hadir dalam Rapim, menjelaskan salah satu strategi Polri dalam penegakan hukum dan kemandirian ekonomi, yaitu pengawasan keuangan digital. “Salah satu langkah yang diusung adalah desk pemeriksaan audit online, yang memungkinkan pengawasan keuangan secara digital. Langkah ini diharapkan dapat menekan potensi penyimpangan dan meningkatkan optimalisasi pendapatan negara,” kata Kabidhumas.
Kapolda Kalbar juga menambahkan bahwa Indonesia, dengan dukungan Polri, diharapkan mampu memperkuat ketahanan ekonomi dalam menghadapi tantangan global, menjaga stabilitas fiskal, meningkatkan investasi, serta memastikan daya beli masyarakat tetap terjaga.
“Strategi yang dibahas dalam Rapat Pimpinan Polda Kalbar Tahun 2025 ini diharapkan menjadi langkah progresif untuk mendukung kebijakan pemerintah, menciptakan ekonomi yang lebih transparan, serta mendukung pembangunan keuangan Indonesia yang lebih baik di masa depan,” pungkas Kapolda.
Red. Sri Sundari
Amarizar.MD








