Home / Daerah / Tak Berkategori

Rabu, 1 Mei 2024 - 16:39 WIB

May Day, Serikat Buruh Dan Petani Serta Mahasiswa Bersatu Melakukan Aksi Damai Menuntut Kesejahteraan Dan Jaminan Sosial.

Serikat Buruh Dan Petani Serta Mahasiswa Bersatu Melakukan Aksi Demo Damai Menuntut Kesejahteraan dan Jaminan Sosial

Sambas – Suaraanakkolong.co.id , Bertepatan tanggal. 1 Mei 2024 diseluruh Indonesia dilakukan aksi damai berbagai elemen Serikat Buruh, dan di Kabupaten Sambas di pusatkan di Halaman Kantor Bupati Sambas, dengan peserta terdiri dari Serikat Buruh, Petani dan Mahasiswa berjumlah lebih kurang 1.000 orang.

 

Gebingsyah dari perwakilan Serikat Buruh dalam orasinya menyampaikan beberapa tuntutan dari aliansi diantaranya adalah agar Pemerintah membatalkan UU Nomor. 6/2023 terkait Cipta Kerja yang mengatur tentang perjanjian kerja waktu tertentu, alih daya atau outsourcing, pengupahan, perlindungan dari Pemutusan Hubungan Kerja dan kompensasi pesangon.

Dilain pihak meminta Pemerintah Kabupaten Sambas memperhatikan kesejahteraan buruh yaitu menaikkan UMK yang dipandang tidak memenuhi azas kewajaran dan kepatutan, jika dibandingkan dengan inflasi kenaikan harga kebutuhan barang makanan pokok.

Baca Juga  Dalam Memperingati HUT Gerindra ke-17, DPD Gerindra Kalbar Adakan Jalan Sehat

Upah Minimum Kabupaten Sambas Tahun 2024 adalah sebesar Rp. 2.831.473,00 naik sebesar Rp. 38.873,69 jika dibandingkan dengan Upah Minimum Kabupaten Tahun 2023 sebesar Rp. 2.792.599,31.

Ditambahkan oleh Gebingsyah, diterbitkannya UU Nomor. 6/2023 sangat merugikan posisi tenaga kerja dan lebih mengutamakan kepentingan pengusaha atau investor.

Para peserta aksi damai ketika diminta pendapatnya menyatakan sayang sekali mereka tidak dapat bertemu langsung dengan Bupati Sambas Satono, S. Sos. I, MH yang dalam hal penerimaan peserta aksi damai diwakili oleh Asisten II Sekretaris Daerah Sumekto Hadi Suseno, SE.

Hadir dalam penerimaan massa aksi damai tersebut Kepala Kepolisian Resor Sambas AKBP Sugiyatno, S.I.K,S.H beserta jajaran yang mengamankan jalannya aksi sehingga berjalan sangat kondusif, serta beberapa Kepala Organisasi Perangkat Daerah diantaranya Suhendri, SE, MH Kepala Dinas PPTSP dan Ilham Jamaluddin, S. Sos Kepala Satuan Polisi Pamong Praja beserta jajaran.

Baca Juga  Berikan Pelayanan Bagi Warga Terdampak Banjir Mempawah, Polda Kalbar Kerahkan Tim Kesehatan

Sangat disayangkan juga, Drs. Zainal Abidin Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, berhalangan hadir ditengah-tengah para peserta aksi damai tersebut.

Aksi damai berakhir setelah dialog dan peserta kembali ketempat masing-masing dengan tertib

Salah seorang peserta aksi yang enggan disebutkan namanya dalam pemberitaan berharap Pemerintah Kabupaten Sambas benar-benar memperhatikan nasib para buruh yang bekerja dengan sungguh-sungguh untuk kepentingan perusahaan demi keberlangsungan penghidupan keluarganya. ( Tim )

Publisher : Peru

Share :

Baca Juga

Artikel

Pererat Silaturahmi, Keluarga Besar Anak Kolong (KBAK) Kalbar Gelar Safari Lebaran ke Kediaman Tokoh dan Pimpinan Daerah

Daerah

Kodaeral XII Berhasil Temukan Korban Tenggelam di Sungai Kapuas pada Hari Ketiga Operasi SAR

Anak kolong

Dian Eka Muchairi hadiri kegiatan Workshop Digital Marketing, Level up Your AI Skill “Branding & Storytelling Di Era Kecerdasan Buatan”

Daerah

Pertama Kabupaten Sanggau, Tanah Ulayat Berhasil Dipetakan Berbasis SIG oleh Peserta Latsar CPNS.

Anak kolong

Kedatangan Gus Muwafiq ditunda, PWNU Kalbar Bantah Isu Muwafiq sebagai Pemecah Belah Bangsa

Anak kolong

Polemik Kedatangan Gus Muwafiq di Kalbar Memantik Gelombang Aksi Penolakan dari berbagai elemen Masyarakat Muslim Kalbar

Daerah

Bolehkah Pokir Anggota DPRD dialihkan keluar daerah pemilihan atau diperjual belikan…?

Daerah

Lewat Dialog Kebangsaan, Kaum Muda Pontianak Dukung Pemerintahan Prabowo – Gibran