Home / Daerah

Jumat, 19 April 2024 - 19:08 WIB

Asisten II Setda Kalbar Buka Event Naik Dango Ke-1 DAD Kota Pontianak

Pontianak Kalbar – Suaraanakkolong.co.id ,

Event Naik Dango Ke-1 Dewan Adat Dayak (DAD) Kota Pontianak resmi dibuka oleh Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kalbar Ignatius IK ditandai dengan pemukulan gong sebanyak 7 kali pada hari Jumat 19 April 2024

Kegiatan ini mengangkat Tema “Membangun Budaya Dayak Menuju Indonesia Emas Tahun 2045” dan Sub Tema “Melalui Naik Dango I DAD Kota Pontianak Tahun 2024, Kita Wujudkan Partisipasi Masyarakat Dayak Dalam Peningkatan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif di Kalimantan Barat”.

Pada pembukaan ini para pengunjung disuguhkan dengan tarian adat Dayak dengan membawa hasil ladang dari seluruh kotingen Dewan Adat Dayak (DAD) 6 (enam) kecamatan yang ada di Pontianak.

Ketua Dewan Adat Dayak (DAD) Kota Pontianak, Yohanes Nenes, mengatakan Naik Dango Ke-1 baru pertama kalinya digelar. Pihaknya berharap dengan digelarnya acara ini dapat menggali seni budaya yang belum terangkat.

“Menjadikan naik dango ke-1 ini menjadi agenda tahunan Pemkot Pontianak, Kalbar bahkan ke tingkat nasional sehingga bisa dikenal untuk generasi muda,” katanya.

Baca Juga  Berikan Rasa Aman dan Nyaman Saat Beribadah, Polsek MHS Laksanakan Pengamanan Salat Tarawih

Sementara Ketua DAD Provinsi Kalimantan Barat, Cornelius Kimha, mengatakan, sejatinya adat suku Dayak ada tiga aspek dalam kehidupan. Pertama, meramu. Kedua, berburu dan ketiga, bercocok tanam.

“Nah, dari mana naik dango ini berkaitan dengan budaya. Kaitannya adalah bercocok tanam, untuk melanjutkan kehidupan berkelanjutan yang telah disepakati secara adat,” jelasnya dalam sambutan.

Kimha menjelaskan, acara naik dango yang sebelumnya dilaksanakan di daerah-daerah tertentu kini dapat dilaksanakan di kota. Menurutnya, nilai kebudayaan itu tidak terlepas dari prilaku moral setiap insan manusia yang memiliki nilai seni kreativitas.

“Artinya orang Dayak secara moral dan budaya sudah mampu menciptakan gagasan besar. Yaitu adat istiadat, tata cara adat dan hukum adat hingga sampai bagaimana cara dia (orang Dayak) berterimakasih,” paparnya.

Sementara itu, Ketua Dewan Pembina DAD Kalbar, Lasarus, mengapresiasi terlaksananya Naik Dango Ke-1 oleh DAD Kota Pontianak.

“Menurut saya event seperti ini sangat baik. Hari ini kita (orang Dayak) harus ambil bagian, yang dimana kita harus berada di meja keputusan itu diambil, kita tidak lagi harus mempercayakan nasib dan masa depan bangsa Dayak hanya kita titipkan kepada orang lain,” kata Lasarus.

Baca Juga  Kodim Sintang Gelar Bazar Murah Sambut Hari Raya Idulfitri

Sekjen Majelis Adat Dayak Nusantara (MADN), Yakobus Kumis, menyampaikan pentingnya riset teknologi dalam pengelolaan pertanian. Karena dengan riset teknologi tersebut dapat menciptakan bibit unggul berkualitas baik dalam sector pertanian.

“Kita ini tertinggal jauh. Orang sudah, modernisasi kita masih pakai manual yakni nyangkul tanpa ada perkembangan. Nah karena itulah riset teknologi ini penting supaya kita mendapat bibit unggul. Mendapat mesin-mesin peralatan yang baik untuk kelanjutan hidup masyarakat kita,” jelasnya.

Naik Dango dihiasi sejumlah kegiatan diantaranya, acara adat Nyagahatn, ritual adat masang pamabakng, ritual ngalajukatn, tarian jongan, musik sape, pencak silat, eksebisi sumpit, panga gasingi, hiburan artis, pameran dan kuliner UMKM dan lainnya.

Naik Dango ini berlangsung dari 18 hingga 21 April 2024 yang diisi dengan berbagai tangkai kegiatan dan diisi oleh masing-masing kontingan DAD 6 kecamatan di Kota Pontianak.

Sumber: Sopian

Publisher : Peru

Share :

Baca Juga

Anak kolong

Dian Eka Muchairi hadiri kegiatan Workshop Digital Marketing, Level up Your AI Skill “Branding & Storytelling Di Era Kecerdasan Buatan”

Daerah

Pertama Kabupaten Sanggau, Tanah Ulayat Berhasil Dipetakan Berbasis SIG oleh Peserta Latsar CPNS.

Anak kolong

Kedatangan Gus Muwafiq ditunda, PWNU Kalbar Bantah Isu Muwafiq sebagai Pemecah Belah Bangsa

Anak kolong

Polemik Kedatangan Gus Muwafiq di Kalbar Memantik Gelombang Aksi Penolakan dari berbagai elemen Masyarakat Muslim Kalbar

Daerah

Bolehkah Pokir Anggota DPRD dialihkan keluar daerah pemilihan atau diperjual belikan…?

Daerah

Lewat Dialog Kebangsaan, Kaum Muda Pontianak Dukung Pemerintahan Prabowo – Gibran

Daerah

Melalui Kolaborasi lintas elemen bangsa, Organisasi Kepemudaan harus bersatu untuk membangun Indonesia maju, tentram dan damai.

Daerah

Pemerintah Provinsi Kalbar akan segera membuat Instruksi kepada Pertamina untuk Menertibkan SPBU-SPBU Nakal. Mulai dari Sanksi ringan sampai pencabutan Ijin